Jalan Berliku dan Berbakti Untuk Negeri

Tahun 2021 ini, bangsa kita genap berusia 76 tahun. Tanggal 17 Agustus 2021 diperingati sebagai hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76. Suasana yang berbeda kita rasakan, masa pandemi di tahun kedua ini membuat semuanya terbatas. Tak ramai dengan perlombaan-perlombaan keceriaan di bulan Agustus ini. Semua harus menahan diri agar penyebaran Covid-19 tersenda.

Rasa syukur kita panjatkan atas kenikmatan kemerdekaan ini. Setiap yang dirasakan oleh seluruh warga negara tentunya berbeda-beda. Menikmati rasa syukur atas kemerdekaan dengan berbagai aksi yang membuat bermanfaat dimana pun berada. Membuat bangsa ini lebih kuat dengan apa yang bisa dilakukan. Tidaklah mudah saat ini dilakukan. Bila didepan kita ada musuh, barangkali musuh kita semua adalah rasa malas atau bahkan terlalu puas dengan apa yang sudah ada.

Banyak cara berbakti untuk negeri ini. Setiap orang punya kesempatan untuk berbakti untuk negeri, tentnya dengan apa yang bisa dilakukan. Apapun perannya, maka lakukan sepenuh hati.

Pengalaman hidup ini mengajarkan bahwa kerja keras selalu dibutuhkan dalam hidup ini. Tak ada yang bisa didapatkan dengan mudah. Perlu sebuah kerja keras dan terus belajar untuk memperoleh sesuatu. Saya masih ingat bagaimana orang tua saya, mendidik dan membesarkan saya seperti ini. Saat menyelesaikan bangku sekolah di SMA, orang tua memutuskan untuk tidak meneruskan saya beserta kakak kembar saya ke bangku kuliah. Saat keputusan itu kami terima, tak ada rasa marah, kesal apalagi membenci orang tua. Kami berterima kasih bahwa kami bisa menyelesaikan pendidikan sampai jenjang SMA.

Saya akhirnya memutuskan untuk mengikuti kursus komputer selama 3 bulan. Seusai kursus komputer saya bisa bekerja disebuah perusahaan konsultan teknik, sebagai tenaga administrasi perkantoran dan proyek. Ya, saya jadi ingat bulan Agustus 1992 adalah waktu pertama kali bekerja. Selama tiga tahun saya bekerja dan menabung untuk bisa kuliah. Bangku kuliah jenjang D3 bisa saya nikmati pada tahun 1995. Ternyata hasil bekerja bisa membuat saya merasakan bangku kuliah, walau masuk kelas karyawan di AMIK Bandung.

Masih banyak pengalaman hidup yang membuat saya terus belajar dan belajar. Hidup yang sedang dijalani semoga perjalanan yang membuat semakin berkah. Tahun 2021 ini kami memasukan anak semata wayang untuk belajar di jenjang kuliah. Alhamdulillah kami bisa memperbaiki nasib keluarga. Dulu saya untuk kuliah harus bekerja terlebih dahulu, kini penerus saya bisa mendapatkan biaya untuk kuliah. Semoga setiap generasi semakin baik.

One thought on “Jalan Berliku dan Berbakti Untuk Negeri

  • 18/08/2021 pada 5:32 am
    Permalink

    Semangat Mr Bams. Semoga kita selaku guru tetap berusaha dan terus belajar demi masa depan bangsa kita. Walau pengalaman kita berbeda dengan generasi anak dan cucu kita. Apa yg kita dapat sekarang tetap disyukuri. Semoga Allah SWT selalu memberi kita kesehatan dan perlindungan. Aamiin.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *