Pentingnya Berorganisasi bagi Guru

Dalam kehidupan yang dijalani setiap manusia, tentunya manusia punya peran masing-masing. Seorang guru pastinya punya tugas yang seabreg. Tugas di sekolah dan di luar sekolah. Sebagai mahluk sosial, peranan guru sangat luar biasa dalam perkembangan peradaban manusia.

Guru tidak hanya tampil di depan kelas, akan tetapi bisa tampil berkarya di luar kelas. Ruang-ruang yang bisa menjadikan sosok seorang guru untuk berkarya di luar sangatlah banyak. Salah satunya adalah berorganisasi.

Organisasi guru di Indonesia sangatlah banyak. Salah satu organisasi guru yang paling awal berdiri di Indonesia adalah PGRI. PGRI menjadi tempat berkumpulnya guru-guru, baik negeri maupun swasta.

Amanat UU Nomor 14 tahun 2005 pasal 41 ayat 3 tentang Guru dan Dosen menyebutkan guru wajib menjadi anggota Organisasi. Kewajiban ini bertujuan agar guru memiliki kemampuan mengatur diri, kelas dan sekolahnya sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang digariskan.

Soedomo Hadi (2005:23) mengemukakan bahwa tugas-tugas pendidik dikelompokan menjadi 3. Tugasnya adalah :

  1. Edukasional
  2. Instruksional
  3. Manajerial

Tugas edukasional berarti pendidik bertugas memberikan bimbingan yang diarahkan pada pembentukan kepribadian anak didik agar memiliki sopan santun yang tinggi, mengenal kesusilaan serta dapat menghargai pendapat orang lain, memiliki tenggang rasa terhadap sesama, jiwa sosialnya berkembang dan sebagainya.

Tugas instruksional berarti bahwa pendidik bertugas mengembangkan kecerdasan intelektual anak didik, meningkatkan kemampuan kognitif, kemampuan efektif dan kemampuan psikomotorik agar anak menjadi manusia yang cerdas, bermoral baik serta sekaligus juga terampil.

Tugas manajerial berarti bahwa pendidik harus memiliki kemampuan untuk mengelola kehidupan lembaga kelas atau sekolah yang diasuh guru.

Untuk menunjang tugas sebagai pendidik, maka berorganisasi merupakan salah satu jawabannya. Dengan bergabung organisasi di PGRI harapannya bisa dijadikan wadah untuk terus mengasah diri dan mengembangkan diri. Sudah sepantasnya bahwa anggota dan pengurus berpikir keras dan beraksi cerdas agar tujuan organisasi bisa tercapai.

Pertanyaan apa untungnya masuk organisasi?, tentunya akan terjawab bila seluruh pengurus dari bawah hingga atas peduli terhadap anggota. Begitu pun sebaliknya organisasi yang maju tidak hanya karena pengurusnya yang luar biasa, akan tetapi harus tetap ada kontribusi aktif dari seluruh anggotanya.

Selamat Koncab untuk seluruh cabang di kota Bandung.

Bravo PGRI
Mr. Bams
(Bambang Purwanto – SMP Taruna Bakti)

One thought on “Pentingnya Berorganisasi bagi Guru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *