Guru Bangkit menjawab Tantangan Bapak Dirjen GTK

Tak cukup diam dan berkeluh kesah. Apapun kondisinya guru pembelajar harus selalu siap dalam kondisi apapun. Wabah pandemi Covid-19 yang masih terus belum kunjung tuntas, membuat guru harus tetap bergerak untuk menyiapkan pelaksanaan pembelajaran.

Guru yang merupakan satu kesatuan dari sekolah, tentunya tetap harus menjalankan tugas sesuai dengan arahan dan kebijaksanaan sekolah. Namun dalam kenyataannya, guru sebagai pribadi yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri tetap terus bisa berkreasi.

Menyikapi kondisi saat ini, tentunya guru bisa menyiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas dalam kemampuan IT. Marakanya webbinar, grup-grup kelas online, komunitas berbagai guru bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan diri.

Merasa di zona nyaman, itulah yang biasanya membuat malas untuk bergerak. Cukup dengan apa yang sudah biasa dilakukan saja. Keberanian meningkatkan kemampuan diri butuh dorongan luar biasa, terutama dari diri pribadi.

Saat ini semua sedang dipaksa oleh keadaan. Dipaksa untuk melakukan yang sebelumnya jarang dilakukan bahkan tidak pernah dilakukan. Guru dulu tak pernah melaksanakan pertemuan menggunkan fasilitas zoom, webex. Guru dulu tak pernah menggunakan google form, kini mau tidak mau harus membuat google form.

Membaca tulisan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Bapak Iwan Syahril di Kompas (29/05/2020) guru ditantang untuk menjadi guru generasi baru berjiwa Indonesia dan merupakan pembelajar sepanjang hayat yang menguasai teknologi pembelajaran. Sindiriran nyata bagi semua khususnya guru yang sudah bersertifikasi, bahwa program sertifikasi tak berdampak pada hasil belajar murid. Dana yang dikeluarkan lebih dari 500 triliun telah dikeluarkan sejak tahun 2006.

Harapan terbesit bagi guru-guru yang berkomitmen tinggi dan memahami pemelajaran yang berpihak pada murid perlu didorong untuk menjadi pemimpin-pemimpin sekolah.  

Beliau, menuliskan bahwa guru adalah sebuah profesi yang mulia dan terhormat. Status sosial ekonomi guru semestinya sama dengan profesi lain karena peran guru sangat penting dalam pembangunan bangsa. Guru harus mampu menjadi inspirtasi dalam menyikapi perkembangan zaman. Semoga kelak lahir guru dan pemimpin sekolah Indonesia yang berkelas dunia.

Banyak hikmah dari kejadian ini. Covid-19 telah hadir akan tetapi semangat guru harus terus bangkit, menyiapkan diri untuk lebih siap dalam kondisi apapun. Salam salut untuk guru-guru Indonesia.

Sumber Foto : suaraguruonline.com

21 thoughts on “Guru Bangkit menjawab Tantangan Bapak Dirjen GTK

  • 29/05/2020 pada 5:37 pm
    Permalink

    berharap kebangkitan guru pasca korona atau biarlah merdeka dalam pembelajaran sambil berdamai dengan korona.

    Balas
  • 29/05/2020 pada 5:44 pm
    Permalink

    Semua ada hikmah , belajar sepanjang hayat

    Balas
    • 29/05/2020 pada 8:12 pm
      Permalink

      Menjawab tantangan bapak Iwan Syahril , Guru bisa maju dalam kondisi apapun. Di era pandemi ini guru berjibaku mencerdaskan anak bangsa walau secara daring. Maju terus guru Indonesia

      Balas
    • 30/05/2020 pada 7:13 am
      Permalink

      Luar biasa Mr bams teruslah berkarya jangan pernah menyerah

      Balas
  • 29/05/2020 pada 5:48 pm
    Permalink

    Bersiap dengan segala kondisi. Guru harua berinovasi👍🏻

    Balas
    • 29/05/2020 pada 10:11 pm
      Permalink

      Guru harus siap dalam keadaan dan situasi apapun.

      Balas
  • 29/05/2020 pada 6:02 pm
    Permalink

    Guru bergerak, berinovasi di masa maupun pasca pandemi, menuju perubahan pendidikan yang lebih baik. semangat seluruh guru Indonesia

    Balas
    • 29/05/2020 pada 10:12 pm
      Permalink

      Guru harus siap dalam keadaan dan situasi apapun.

      Balas
  • 29/05/2020 pada 6:09 pm
    Permalink

    Tantangan akan mencipkakan guru yang inovatif dan kreatif dalam menyelesaikan masalah, dengan solusi yang bagus

    Balas
    • 29/05/2020 pada 6:51 pm
      Permalink

      Profesionalitas guru dapat terwujud seiring dengan kualitas pribadinya, dimasa pandemi covid 19 inilah kualitas dan kreativitas guru dibutuhkan. Bagaimana ia mampu beradaptasi, berinovasi dan menaklukkan situasi dan kondisi seperti apapun dengan kemampuan dan kualitas yg ia miliki. Untuk itulah semangat guru untuk terus belajar dan belajar jangan pernah sampai padam..

      Balas
  • 29/05/2020 pada 7:17 pm
    Permalink

    Betul sekali Mr Bam kadang kita malu sendiri, melihat kekurangan guru dan rendahnya minat untuk belajar. Saya merasakan sendiri di daerah saya karena saya pengurus PGRI selalu mengajak guru untuk mau berinovasi dan mau belajar tapi hanya beberapa orang yg merespon … mudah2an dgn ada keadaan sekarang minat mereka untuk lebih banyak …. mantap tulisannya

    Balas
  • 29/05/2020 pada 10:36 pm
    Permalink

    Guru hurus bisa digugu dan ditiru. Harus bisa jadi panutan dan bisa mengasih contoh real. Semangat dan trs meningkatkan kompetensi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *