Hari Pertama Mengawas Ujian Akhir Semester

Bulan Desember 2025 tanggal satu ini diawali dengan kegiatan ujian untuk anak-anak kelas 7,8, dan 9 di SMP Taruna Bakti dengan ujian akhir. Ya, istilah yang digunakan sekarang adalah Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran (AEP) Semester Ganjil. Istilah ini kadang berganti sesuai kebutuhan. Perubahan yang selalu terjadi di Indonesia dalam dunia pendidikan sudah menjadi hal yang sering dihadapi oleh guru di Indonesia. Guru di Indonesia adalah guru yang adaftif selalu siap menerima setiap perubahan.

Mengawas di lantai 3 di ruang 04 dengan jumlah 27 siswa, yang terdiri dari masing-masing 9 orang per level. Tugas sebagai pengawas tentunya memastikan ujian berlangsung dengan nyaman. Mengawali dengan doa, sebagai bekal utama dalam ujian agar anak-anak mendapat ridho dari Allah SWT Tuhan YME agar mendapatkan hasil yang terbaik. Menyebutkan tujuh landasan mental siswa SMP Taruna Bakti pun tetap dilakukan, meskipun terlihat ada beberapa siswa yang mulutnya tak bergerak sedikit pun.

Mengumpulkan tas di depan, dan menyimpan tempat pensil di tas merupakan salah satu cara agar ujian berlangsung dengan penuh kejujuran. Membersihkan kolong meja tanpa ada apapun juga dilakukan oleh seluruh peserta ujian. Ada tiga siswa yang tidak melengkapi syarat pakaian dan wajib menghadap panitia di lantai 1.

Mengawas sendirian tentunya membutuhkan bantuan apabila ingin pergi ke toilet. Gawai masih boleh digunakan oleh pengawas untuk berkomunikasi, salah satunya saat meminta bantuan saat harus pergi ke toilet.

Hal yang menarik dari AEP di SMP Taruna Bakti, bagi saya adalah pemberian token selama AEP. Token ini merupakan sandi untuk bisa mengakses soal AEP. Token hari pertama adalah T4U3AT. Bila diperhatikan panitia tidak hanya memberikan asal token, tetapi dari token tersebut, ada pesan yang ingin disampaikan kepada semuanya. Pesan untuk murid dan bapak ibu guru yang mengawas selama AEP ini. Nah…penasaran dengan token di setiap harinya. Kira-kira di sesi dua hari ini dengan mata pelajaran Bahasa Inggris, apa ya tokennya ?

Jumlah kata : 312

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *