Menanti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas

Penyelenggaraan PTM Terbatas memang tidaklah mudah. Memperhatikan persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah dimana tempat saya mengajar, semuanya dipersiapkan dengan sangat baik. Kehati-hatian dalam setiap proses yang dilalui betul-betul tidak boleh ada yang terlewatkan. Setelah sosialisasi dilaksanakan kepada seluruh orang tua pada hari Sabtu tanggal 18 September 2021, SMP Taruna Bakti kembali membuka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. IJin yang diperoleh dari Pemerintahan Kota Bandung yang sudah keluar menjadi pijakan utama untuk bisa menyelenggarakan PTM Terbatas.

Penantian panjang guru, siswa dan orang tua murid akhirya akan dimulai hari Senin tanggal 20 September 2021. Murid yang datang ke sekolah akan diatur dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Setiap level akan bergiliran datang ke sekolah setiap minggunya, dimulai kelas 9, 8 dan berakhir di kelas 9. Setiap kelas pun dipecah menjadi 3 kelompok, sehingga per kelas hanya diisi oleh 8 atau 9 orang.

Kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Yayasan Taruna Bakti berlangsung 4 kali. Gelombang pertama dilakukan 5 bulan lalu untuk para tenaga pendidik dan non pendidik. Dilanjutkan satu bulan kebelakang untuk para siswa

Gebyar Vaksi untuk Tenaga Pendidik dan Tenaga Non Pendidikan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan
Vaksinasi untuk Pelajar di lingkungan Yayasan Taruna Bakti

Semoga pelaksanaan PMT Terbatas di lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung, berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh yang terlibat selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, Tuhan YME.

Yuk, siap-siap mengajar kembali di sekolah. Selain mengajar di sekolah, tetapi layanan PJJ tetap harus dilaksanakan sebaik mungkin sebagai bentuk layanan yang optimal untuk siswa dimana pun berada. (Mr. Bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *