Perjalanan yang Penuh Ide

Pagi ini suasana dari rumah sudah hujan. Saat akan berangkat ke sekolah, di luar sudah diguyur hujan. Walau pun hujan masih ada jas hujan yang bisa saya pakai. Tepat pukul 07.00 WIB saya pergi ditemani motor kesayangan. Winjip itulah nama motor yang setiap ke sekolah selalu menemani.


Setiap perjalanan ke sekolah, saya mengawalinya dengan doa. Sepanjang jalan doa untuk orang tua, isteri dan anak selalu dilafalkan. Sepanjang perjalanan ini otak tak mau diam, liar terlalu banyak ide. Namun itu serunya ciptaan Allah yang memberikan akal, sehingga bisa berpikir.


Setiap orang akan bergerak dari satu titik ke titik yang lain. Ada yang berjalan, mengendari sepeda motor, mengendarai mobil dan lain-lain. Setiap perjalanan tentunya memakan waktu. Waktu yang bisa dimanfaatkan untuk hal yang positif.

Inilah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat mengendarai kendaraan :

  1. Berdoa
  2. Bernyanyi
  3. Berbicara
  4. Menciptakan lagu
  5. Menghapal

Pertama, dalam perjalanan kita bisa berdoa. Berdoa buat orang tua, diri sendiri, isteri, pasangan, saudara. Bahkan saya pernah mendengar di postingan Ari Ginanjar saat memulai keluar rumah, doakanlah 10 orang yang pertama dilihat. Melihat pedangang bubur, maka doakanlah dangannya cepat laku terjual. Melihat seorang pengemudi becak, maka doakanlah penumpangnya banyak.

Kedua, selama perjalanan bisa menyanyi. Menyanyikan lagu yang membuat kita semangat. Meskipun di kalangan umat Islam, menyanyi itu pro dan kontra.

Ketiga, saya biasa melakukan seolah-olah seorang penceramah atau motivator. Berbicara sendiri di kendaraan sampai telinga pun bisa mendengar. Ya, sedikit dikeraskan tetapi helm motor tetap tertutup. Ini bisa menunjukan penguasaan kalimat secara lisan. Bisa dicoba !

Keempat, menciptakan lagu. Beberapa lagu pernah saya buat selama dalam kendaaraan. Contohnya lagu dibawah ini :

Jalan hidup untuk bahagia
Bekal dunia dan kelak nanti
Hidup didunia hanya sementara
Kelak abadi nanti disana

Tanamkan Keimanan
Sholatlah Didahulukan
Selalu Menjalankan Perintahnya
Selalu Mengingat Allah


Kelima, menghapal bacaan surat Al Quran. Ini pernah saya lakukan walau sehari hanya menghapalkan 1, 2 atau 3 ayat. Dibaca berulang-ulang. Kadang saya berhenti sejenak untuk membaca ulang dan mengulang-ulang membaca sampai hapal.


Ya, perjalanan hari ini memang luar biasa. Perjalanan dari rumah menuju sekolah itu akan menjadikan perjalanan yang tidak membosankan, karena setiap orang bisa malakukan apa saja yang disukai. Tepat pukul 07.45 WIB kendaraan saya bisa masuk di tempat parkir sekolah.

Bambang Purwanto
SMP Taruna Bakti Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *