Perjuangan Guru TIK menghasilkan Buku Informatika

Hari ini Kamis, 28 Mei 2020 Rumah Belajar Streamin menampilkan pemateri Omjay untuk bincang tentang Informatika di live youtube. Omjay dengan seabreg prestasi, webnya sudah sebelas tahun. Hari ini berbagi pengalaman tentang menerbitkan buku. Omjay walau sudah jadi guru, beliau masih ingat dengan guru SD nya, yang sekaligus sebagai penulis. Beliau adalahpelukis juga.

Saat menulis buku, ada saja yang tidak suka dengan buku kita. Percaya diri saja. Tidak semua orang suka kepada kita. Terus saja memberikan karya untuk negara Indonesia.  

Akses internet menjadi kebutuhan setiap manusia, setiap sekolah diharapkan diberikan akses internet cepat. Hal ini pernah disampaikan Omjay langsung kepada Bapak Presiden. Perjuangan Omjay menjadikan TIK dengan menjadikan mata pelajaran Informatika. Maka dibutuhkan media pembelajaran buku yang harus disedikan. Omjay pernah juga berjumpa dengan Bapak Yusuf Kalla membicarakan tentang UNBK. Saat ini Bapak Yusuf Kalla sebagai pembina PGRI.

Ikatlah Ilmu dengan menulisnya. Omjay mengajak rajin beli buku dan membacanya. Upayakan dalam 1 bulan 1 buku yang dibeli. Sehingga mendapatkan perkembangan terkini dari buku yang dibeli. Gerakan Literasi Sekolah harus diwujudkan dengan membuat buku baru. Dimulailah dari para guru. Semoga bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Motivasi menulis, menulislah seperti sholat. Apapun yang dilakukan harus fokus. Bila kamu menulis buku seperti sholat maka buku kamu bakal best seller.

Mata pelajaran TIK yang digantikan dengan Informatika menjadikan para peserta didik tidak hanya sebagai pengguna akan tetapi nanti peserta didik diharapkan mulai sebagai pembuat program. Perjungan mengembalikan mata pelajaran ini tidaklah mudah perjuangan yang luar biasa dilakukan oleh guru-guru TIK se Indonesia.

TIK harus masuk ke semua pelajaran, akan tetapi mata pelajaran TIK atau sekarang informatika memang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai mata pelajaran. Buku yang dibuat hasil kolaburasi guru-guru TIK se Indonesia. Saat menyusun belum ada penerbit. Ada 10 penerbit kami memilih Penerbit Andi, karena penerbit ini lebih banyak menerbitkan buku teknologi. Semua biaya ditanggung oleh penerbit dan roadshow sebanyak 3 kota dibiayai oleh penerbit Andi Yogyakarta

Omjay memberikan kesempatan kepada pengguna Buku Infomatika untuk memberikan masukan agar bisa diperbaiki di cetakan berikutkan. Terima kasih Pa Yahya dan Bu Anita. Dukung kami mata pelajaran informatika agar bisa dilaksanakan diseluruh sekolah di Indonesia, begitulah penutup dari Omjay untuk kita semua.  

8 tanggapan untuk “Perjuangan Guru TIK menghasilkan Buku Informatika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *