Bersyukur Tak Ada Batasnya

Sore di hari Rabu tanggal 1 April 2020, kami sekeluarga sudah mulai berkurang aktifitas rutinnya. Saya seperti biasa menyelesaikan tugas dari sekolah untuk mendampingi pembelajaran jarak jauh tetap berjalan dengan baik untuk anak-anak SMP Taruna Bakti. Sore biasanya diisi dengan kegiatan berkumpul, walau pun di rumah tetap untuk jaga jarak. Puteri semata wayang sih, masih berkutat dengan buku dan gawainya untuk nyicil tugas dari sekolah. Beda lagi dengan ibunya yang dari shubuh disibukan dengan pekerjaan rumah tangga termasuk menyajikan makan untuk kami. Ibu Salwa sedang asik main game cacing, baru dari hari kemari belajar, sudah dapat rangking 1. Kata ibu Salwa, boleh yah… hiburan,

Photografer : Salwa Nurkhalishah

Saya berkutat dengan laptop, memanjakan jemari yang rasanya ingin saja terus menulis apa yang ada dalam hati dan pikiran. Mencoba berdamai agar apa yang ada dalam hati bisa dituangkan dalam tulisan. Menulis bagian dari rasa bersyukur bahwa Allah SWT masih memberikan kesempatan untuk menggunakan hati dan pikiran. Menarikan tangan diatas keyboard untuk menyusun kalimat-kalimat yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri bahkan orang lain.

Awas ada rasa syukur yang jangan-jangan kita melupakannya. Apakah itu, bersyukur dalam kedaan apapun. Wah emang bisa bersyukur dalam keadaan apapun ? Bisa, tapi tergantung iman. Bersyukur saat dalam keadaan berkecukupan bahkan berkelebihan itu rasanya mudaaaah sekali. Coba dalam keadaan kekurangan, kesempitan dan ketidaklapangan rasanya berat untuk bersykur. Akan tetapi disanalah keimanan kita diuji. Rasa syukur haruslah setiap saat, setiap desah nafas kita, selama jantung masih berdetak.

Kondisi sekarang yang sedang melanda Indonesia, setiap orang merasa punya masalah masing-masing, Ada yang merasa bosan dirumah. Ada yang merasa penghasilan berkurang. Akan tetapi bila ada rasa syukur dalam hati kita. Pasti ada hikmah yang luar biasa. Temukanlah hikmah yang dekat dengan kita. Semoga senantiasa menjadikan kita sebagai manusia yang mudah dan selalu beryukur. (Mr.BamS, 010420)

0 thoughts on “Bersyukur Tak Ada Batasnya

  • 01/04/2020 pada 10:51 am
    Permalink

    Tulisan sangat bagus. Sukses teras My Big Brother

    Balas
  • 01/04/2020 pada 5:46 pm
    Permalink

    Masya Allah ,tulisan bapa selalu mengispirasi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *