Sisi Lain di Kelas Menulis Gelombang 8

Senang dan bahagia bisa berada di kelas tanpa dinding, tapi sebuah kelas tanpa tatap muka tapi bisa belajar bersama. Sebuah kelas yang penghuninya punya niat yang sama untuk belajar menulis. Kelas yang dikelola oleh Om Jay, dengan jam terbang luar biasa mengelola peserta kelas menulis. Om Jay yang saya kenal aktif di mata pelajaran TIK, jago ngeblog dan youtuber. Selain itu Om Jay aktif di PGRI Pusat.

Satu minggu kita telah belajar di Kelas Menulis Gelombang 8. Terkejut saat awal Om Jay memberikan kesempatan untuk menjadi Ketua Kelas. Entah apa pertimbangannya, sampai saat ini belum pernah saya mendengar atau membaca alasannya. Oh iya, saya jadi teringat saat diberikan tugas untuk membua daftar hadir peserta secara online. Tugas datang pantang menolak, selama bisa dikerjakan maka laksanakanlah dengan bahagia.

Berada di kelas ini sangat luar biasa, karena pesertanya begitu antusias. Tak mudah mengelola kelas onlie yang pesertanya lebih dari 140 orang. Ya kami berkumpul di sebuah grup whatsapp. Merasakan ritme kelas ini serasa berlari.

Sejak diminta jadi Ketua Kelas, inisatif untuk membuat hal-hal ysng mempermudah pelaksanaan kegiatan belajar ini berdatangan tanpa bisa dihentikan.. Membuat menu khusus di blog www.bepemrbams.wordpress adalah agar informasi berjalan dengan baik. Di menu Kelas Menulis G8 saya buat agar seluruh peserta Kelas Menulis Gelombang 8G punya bahan yang mudah.



Jiwa sebagai relawan ternyata tak bisa dipisahkan. Memudahkan oramg lain dalam setiap urusan menjadi sebuah prioritas yang selalu menjadi sebuah hal yang biasa dilakukan. Memberikan Nomor Induk Belajar (NIB) pada setiap peserta adalah cara agar memudahkan dalam pengelolaan adminstrasi sebuah kumpulan, termasuk kelas ini walaupun online.

Inisiatif apapun yang saya lakukan ngak pernah dipatahkan oleh pemyelemggara dalam hal ini Om Jay. Jiwa seorang guru yang benar-benar memberikan kesempatan anak didiknya untuk merdeka melakukan apapun, itulah Om Jay yang saya rasakan.

Copas sebuah hasil belajar yang saya lakukan bukan hanya cara cepat kemudian bisa cepat di post saat materi selesai. Itu saya lakukan agar teman-teman bisa membacanya kemudian dijadikan bahan tulisan yang enak untuk dibaca.

Banyak hal yang saya rasakan di dalam grup whatsapp ini, membantu apa yang bisa kita lakukan, maka lakukan. Tak jarang ada teman yang meminta tolong untuk sama-sama belajar melalui jalur pribadi. Selama biasa, maka saya siap membantu.

Itulah yang saya rasakan di grup ini, tak hanya sebatas menjadi peserta akan tetapi bagaimana berkontribusi positif sehingga grup timbuh dinamis. Wakth masih panjang, semoga bisa dilalui dengan bahagia. (Mr.BamS)

Satu tanggapan untuk “Sisi Lain di Kelas Menulis Gelombang 8

  • 04/04/2020 pada 9:14 pm
    Permalink

    Bagus sekali tulisannya Mr. Bams zona bisa menginspirasi sy yg sdg bljar menulis. Terima kasih jiwa penolongnya yg rela jd ketua kls shg memudahkan peserta yg baru bljr.

    Balas
  • 05/04/2020 pada 4:46 am
    Permalink

    Terimakasih pak… Bagus sekali tulisannya.amazing..bpk bnyk mmberikan inspirasi pada kami.sabar dalam mmbantu peserta di gruop ini.bpk sll bs mmbntu mnjawab pertanyaan2 yg kmi lontarkn bhkn mmbantu mnylesaikn tgs2 yg hrs kmi buat.yg terutama saya.. Sering japri untuk mnyajan hal2 tertentu.. Terimakasih. Sekali lagi.smg group 8 yg di ketuai bpk dapat sukses mngikuti pelatihan ini hingga banyak peserta dapat mnghasilkan buku.yg tentunya buku yang sngat bermanfaat u dunia pendidikan..aamiin..

    Balas
  • 08/04/2020 pada 10:03 pm
    Permalink

    Salut untuk Mr.BamS sebagai ketua kelas. Apalagi kalau jadi moderator, sangat sistematis. Suasana kelas gelombang 8 jadi berbeda.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *