Tulisan Sebelum Tidur #15

Keajaiban Buku

Usai sholat berjamaah sholat Maghrib, Salwa putri semata wayang tiba-tiba meminta sesuatu. “Yah bacain buku” ujar Salwa. Kami sholat berjamaah di ruang tengah. Rak buku koleksi kami pun ada di ruang tengah. Sambil masih duduk di sajadah masing-masing, saya pun memilih buku yang akan dibacakan.

Pilihan saya sebuah buku motivasi. Buku tersebut berjudul DIMANA ADA KEMAUAN DI SANA ADA KEMUDAHAN. Buku ini ditulis oleh Feri Tjahjonno. Penerbitnya Istana Merdeka, grup Relasi Inti Media Yogjakarta.

Saya ambil buku itu, tanpa memilih saya buka buku tersebut. Saya membuka halaman 170. Lalu saya membacakannya :

Menjadi seorang remaja kadang-kadang menyulitkan. Hal tersebut merupakan yang indah dalam perkembanganmu. Kamu akan mencintai diri kamu sendiri. – Vannesa Williams (Aktris Amerika)

Butuh waktu bertahun-tahun untuk menemukan jati diri kamu, memahami aturan-aturan dalam kehidupan, dan mengetahui cara agar percaya diri serta menghormati orang lain. Tom Cruise pernah berkata, “Aku yakin bahwa saat SMA adalah saat-saat tertulis dalam kehidupan semua orang.” Ingat bahwa sifat percaya diri bersifat kumulatif yaitu selalu meningkat. Kamu cukup melakukannya dengan belajar dan belajar.

TIDAK ADA YANG MENGATAKAN BAHWA
SEMUANYA ITU MUDAH

Tidah pernah merencanakan mengambil buku ini. Semaunya saja. Tidak pernah merencanakan membaca halaman tertentu. Saya membaca seadanya saja. Ya, Salwa walau sudah SMA kelas XI masih senang kalau dibacakan oleh ayahnya (baca Mr.Bams). Bagi kami buku adalah harta karun. Rumah kami penuh dengan buku, ruang tamu, meja tamu, ruang tengah sampai di kamar. Kecintaan kami kepada buku masih terus kami pupuk. Rumah kami yang pertama pun, kami hibahkan peruntukannya untuk masyarakat sebagai taman baca.

Kami selalu menemukan keajaiban dari buku.

16 tanggapan untuk “Tulisan Sebelum Tidur #15

    • 08/06/2020 pada 1:30 am
      Permalink

      Benar Mr Bams , dimana ada kemauan disitu ada kemudahan .Buku merupakan gudang ilmu ,membaca,membaca,dan membaca maka bertambahlah ilmu.

      Balas
  • 07/06/2020 pada 11:58 pm
    Permalink

    Simpel mudah dipahami ada makna yang bisa saya ambil dan itu penting.

    Balas
  • 07/06/2020 pada 11:59 pm
    Permalink

    Wah sangat berkesan sekali..smg nenjadi inspirasi bagi saya dan.para pembaca semua..πŸ‘πŸ‘πŸ˜˜πŸ’•

    Balas
    • 08/06/2020 pada 9:47 am
      Permalink

      Pengalaman yang luar biasa,Tuhan telah menunjukkan Kuasa-Nya dalam pemilihan buku sekaligus halaman yang harus dibaca saat- saat mendampingi anak yang sedang remaja,Sehat dan sukses selalu Mr BamS.

      Balas
  • 08/06/2020 pada 4:25 am
    Permalink

    Rencana Allah untuk lebih memahami jiwa remaja untuk lebih dekat dengan anak dalam hal perkembangan saat ini

    Balas
  • 08/06/2020 pada 5:08 am
    Permalink

    Alhamdulillah kalimat yang bagus sekali. Mengandung makna tinggi jika dapat memahami nya. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.. Yach intinya mau dulu makan terbuka lah jalan… Walupun tak ada jalan yang tak bergelombang dan tak ada jalan tak berujung, InsyaAllah. Makasih motivasi nya Mr. Bams.
    Malu bertanya sesat dijalan, semoga sering bertanya tak membuat bosan, mohon maaf jika selalu bertanya motivator q… TERIMAKASIH sudah mau membimbing dengan sangat sabarr πŸ™πŸ™πŸ™

    Balas
  • 08/06/2020 pada 5:33 am
    Permalink

    Salut buat Mr Bams… beruntung ya ananda putri bahagia punyah ayah seperti Mr Bams. Pesannya dalam. Sangat menarik dan indah. Inspiratif πŸ‘

    Balas
  • 08/06/2020 pada 7:03 am
    Permalink

    Remaja Oh Remaja

    Balas
  • 08/06/2020 pada 7:37 am
    Permalink

    Bagus banget Mr. Aku punya 3 anak.hanya satu yang nurun senang baca buku.
    Memang buku harta karun yang sangat bernilai semakin tua tahunnya semakin mahal.ilmunya
    Sayangnya aku masih senang membaca tapi belum.getol menulis semoga tertular virus suka menulisnyaπŸ™

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *