Kisah Omjay dari Ngeblog Menjadi Buku

Dibuat oleh :
Bambang Purwanto, S.Kom., Gr. (Mr. Bams)
SMP Taruna Bakti
Kota Bandung

Menulis buku itu tidaklah mudah, akan tetapi memerlukan waktu yang tak sebentar. Omjay setiap hari menulis di blog. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Omjay menerbitkan sebuah buku dengan judul Catatan Harian seorang Blogger itu diterbitkan selama enam bulan. Untuk itu saya dibantu pak Sukarno yang melakukan edit terhadap tulisan-tulisan saya. Saat mengerjakan buku tersebut dengan Pak Sukarno, kami hanya berkomunikasi di dunia internet. Bayangkan Omjay ada di Bekasi sedangkan Pak Sukarno ada di Semarang.

Dari mana sumber tulisan untuk buku yang saya buat ? Omjay mengambilnya dari naskah-naskah tulisan yang ada di blog kompasiana.com/wijayalabs. Inilah buku hasil dari menulis diblog yang telah diterbitkan.

Buku Keterampilan Menulis Siswa
Nah…buku ini diterbitkan dalam waktu tiga bulan. Isinya adalah hasil dari penelitian tindakan kelas (PTK) yang lolos masuk dalam final lomba karya tulis inovasi pembelajaran tingkat nasional. Hadiahnya keren lho, Omjay bisa mendapatkan laptop yang baru. Kemudian bisa terbang ke Bali dengan pesawat kebanggaan Indonesia yaitu Garuda. Saat di Bali pun bisa tidur nyenyak dan menikmati hotel berbintang lima. Enak kan….

Ceritanya Omjay ngak menyangka kalau hasil PTK bisa dijadikan sebuah buku. Saya belajar dengan Pak Lukman di Jawa Timur secara online. Dari hasil belajar itulah Omjay bisa jadi tahu bahwa PTK bisa dijadikan buku. Orang baik yang bertemu saya sebut saja Ibu Hati di Bandung, beliau menawarkan menjadi editornya. Wah…itu senang banget, karena saat itu belum punya pengalaman sekali tentang menulis buku. Beruntung sekali buku itu alhmadulillah jadi dan ternyata banyak yang memesannya.

Selain bisa menjadikan buku, hasil PTK pun mendapat bonus. Bonus berupa kuliah singkat di China University of Mining Technology (CUMT). Pulang dari sana pun bisa menghasilkan rupiah sebesar 21 juta. Akan tetapi ada yang lebih mahal, yaitu segunung pengetahuan dan pengalaman seluas samudra yang bisa menghasilkan karya buku kembali. Tunggu tanggal mainnya, ya…

Buku Blogger Ternama

Buku ini Omjay siapkan selama enam bulan, diterbitkan oleh Pak Wiranto dari penerbit Camp Pustaka. Buku ini berisi kisah nyata hasil Omjay menulis di blog dan menjadi blogger ternama. Kegigihan mengajak kawan-kawannya membuat blog dan menulis diblog menjadi pesan dari buku ini. Omjay tak mengajari kawan-kawannya, cukup merekomendasikan belajar dari google.com dan youtube.com. Disanalah tempat orang baik yang akan banyak berbagi di internet.

Kisah-kisah inspiratif seorang guru yang biasa saja kemudian menjadi guru yang luar biasa menjadi isi paling penting dalam buku blogger ternama ini. Rajinnya menulis diblog membuat Omjay mendapatkan udangang keliling Indonesia. Pengalaman yang paling hebat adalah saat diundang oleh Bapak Presiden Joko Widodo untuk makan siang di Istana Negara.

Banyak keajaiban saat menulis di blog, yang mengantarkan Omjay menjadi blogger ternama. Kebahagiaan luar biasa kami rasakan sebagai suami isteri manakala mendapatkan hadiah bulan madu ke Singapura. Inilah kisah-kisah yang ingin disampaikan kepada pembaca dibuku blogger ternama. Kalau sekarang musim virus Korona yang menularkan menjadi orang terpapar bahkan bisa merenggut nyawa, akan tetapi ada ajakan mulia yang ditawarkan kepada seluruh guru agar bisa menjadi blogger ternama di Indonesia..

Buku Menulislah Setiap Hari

Buku ini sih, Mr.Bams sudah punya. Omjay menerbitkan buku ini di penerbit mayor. Waktunya memang tidak sebentar, membutuhkan waktu hampir tiga tahun. Sampai saat ini masih belum percaya kalau buku itu bisa dilahirkan dari penerbit mayor, penyebabnya karena sering kali di tolak oleh penerbit mayor.

Untuk menerbitkan buku di penerbit mayor, butuh semangat yang gigih. Bila ditolak, itu biasa. Buku ini lagi-lagi selalu ada orang baik diantara kita, dialah Mbak Abdah Khan. Nah, berkat beliaulah tulisan-tulisan Omjay disulap menjadi tulisan yang enak dan renyah untuk dibaca. Siapa yang meneribitkannya ? Penerbitnya adalah Indeks Jakarta dengan editor Mas Yuan Acita. Untuk bertemu dengan Mas Yuan Acita pun belum ada waktu yang pas, karena beliau saat ini ada di Kota Jam Gadang. Beliau sangat berjasa buku Omjay laku keras di seluruh Indonesia.

Luar biasanya dari hasil buku tersebut, Omjay bisa membeli rumah yang baru. Rumahnya tidaklah besar tapi cukup untuk berlibur bersama keluarga. Rumah itu Omjay beli di Kota Dodol Jawa Barat.

Beberapa hal penting yang ingin disampaikan Omjay kepada seluruh guru di Indonesia adalah kolaburasi. Kolaburasi adalah hal yang sangat penting. Keempat buku yang Omjya berhasil diterbitkan adalah hasil dari kolaburasi antara penulis dan editor. Penerbit yang baik tentu akan memerlukan waktu dalam proses editingnya. Inilah yang kadang kala kurang disadari oleh penulis pemula. Menulis buku bukanlah hanya mengejar kenaikan pangkat saja.

Jadikanlah menulis merupakan bagian dari berbagi ilmu dan pengalaman. Jika mendapatkan tambahan point untuk kenaikan pangkat maka beryukurlah itu bagian dari bonus yang bisa dihasilkan.

Point penting ala Omjay agar sukses menulis buku

  1. Berbagilah karena berbagi itu tidak pernah rugi. Berbagi ilmu di blog itulah yang hampir 11 tahun omjay lakukan.
  2. Kesuksesan itu butuh proses. Ibarat bertani, kita akan menghasilkan padi yang bagus kalau prosesenya bagus. Iimu padi itu kian berisi kian merunduk
  3. Mulailah menulis dari yang disukai dan berusaha sekuat tenaga untuk fokus
  4. Bila mengirim tulisan ke penerbit ikuti aturan penerbit yang dituju
  5. Jadikanlah menulis itu sebuah kebutuhan, bagaikan kegiatan makan dalam sehari-hari
  6. Berlatihlah menulis 3 paragraph dengan rajin
  7. Perbanyak membaca buku best seller orang lain
  8. Bergabunglah dengan kelas menulis adalah salah satu cara untuk mempercepat membuat buku.
  9. Banyaklah membaca. Awas rabun membaca lumpuh menulis
  10. Tulis apa adanya sesuai yang dialami.

Kesimpulan dari Omjay

Dalam aktifitas menulis dan menerbitkan buku sangat dibutuh kolaborasi. Penulis tidak bisa bekerja sendiri. Penulis membutuh orang lain yang baik hati seperti editor yang bisa menemukan kesalahan kita dalam menulis. Oleh karena itu maka nikmatilah prosesnya dan mulailah menulis di blog yang dikelola oleh pribadi. Isilah blog kita tanpa diminta. Blog yang dikelola harus diisi dengan tulisan yang menarik dan inspiratif. Dengan demikian pasti akan banyak pengunjung yang datang ke blog tanpa diminta.

Profil Omjay

Omjaya nama  aslinya adalah Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd, Lahir di Jakarta, 28 Oktober 1970. Menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Jakarta pada Jurusan Teknik Elektro (1990-1994). Telah menyelesaikan pendidikan S2 pada Program Studi Teknologi Pendidikan (TP) Pascasarjana UNJ (2007-2010) dan akan melanjutkan pendidikan ke S3 Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ.

Trainer, Teacher, Blogger, Fotografer, Motivator, Pembicara Seminar, Workshop PTK, dan Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar dan Workshop sebagai Pembicara di tingkat Nasional. Bersedia membantu para guru dalam bidang Karya Tulis Ilmiah (KTI) online. Berbagai Karya Tulisnya selalu masuk final di tingkat Nasional dan berbagai prestasi telah diraihnya. Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat di blog http://wijayalabs.multiply.com/photos atau http://wijayalabs.com Hub via SMS:0815 915 5515

16 tanggapan untuk “Kisah Omjay dari Ngeblog Menjadi Buku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *