Menikmati Hidup Menanti Ajal

Kematian sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh semuanya. Tak seorang pun tahu kapan waktunya akan datang. Ajal datangnya tiba-tiba. Tak seperti adzan yang waktunya bisa ditentukan. Tak seperti jadwal WFH dan WFO yang dibuat oleh pimpinan.

Ramadan tahun ini menjadi berbeda dengan tahun lalu yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19. Covid-19 yang sampai saat ini telah mengakibatkan kematian 3,1 juta penduduk dunia dan 44.500 penduduk Indonesia.

Kematian memang sesuatu yang pasti, hanya saja jalannya berbeda-beda. Saat ini kita semua sedang merangkai jalan menuju jalan yang abadi. Sebuah kehidupan yang abadi yang merupakan hasil dari apa yang kita kerjakan selama hidup ini.

Mengisi kehidupan dengan apa yang bisa selama itu bermanfaat untuk orang lain dan diri sendiri, semoga menjadi kekuatan dalam hidup ini.

Selamat berpuasa.

Lebakwangi Asri
26 April 2021
Mr. Bams
penamrbams.id
๐Ÿ™๐Ÿ˜Š๐Ÿ™

One thought on “Menikmati Hidup Menanti Ajal

  • 26/04/2021 pada 6:02 am
    Permalink

    aamiin, hiduplah dengan memberi sebanyak banyaknya, bukan menerima sebanyak banyaknya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *