Motivasi Menulis #3

Wabah pandemi Covid 19 saat ini masih menjadi berita yang terus hangat. Dampak dari pandemi Covid ini menghantap semua sektor, termasuk sektor pendidikan. Kini guru pun harus melakukan pembelajaran jarak jauh dengan peserta didiknya. Bekerja di rumah. Kalimat ini menjadi kalimat yang tidak hanya himbauan akan tetapi harus dilaksanakan bagi yang memang bisa dilakukan dirumah. Kecuali pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dirumah, tetap harus bekerja ke luar rumah.

Bekerja dirumah mulai pertengahan Maret 2020. Hampir satu bulan setengah bekerja dirumah setiap hari. Isteri dulunya dirumah sendirian, apabila setiap pagi ditinggal oleh kami. Saya pergi ke sekolah untuk mengajar sedangkan putri kami pergi ke sekolah untuk belajar. Sekarang setiap hari kami dalam formasi lengkap. Di rumah kami bertiga.

Eranya internet, memang membuat manusia terbantukan untuk berkomunikasi. Whatspp menjadi pilihan yang paling banyak digunakan untuk berkomunikasi. Berapa banyak grup yang dimiliki oleh setiap orang. Apalagi dimasa sekarang, dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh para guru, tentunya grup yang dimiliki setiap orang menjadi bertambah.

Bagi guru yang mau menjadikan waktu saat ini untuk mengembangkan diri, banyak sekali informasi berbagai kegiatan online yang bisa diikuti. Baik yang sifatnya kegiatan hanya satu kali pertemuan maupun kegiatan yang berkelanjutan.

Dengan mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak orang, khususnya guru. Saya mengikuti kegiatan di Kelas Menulis Bareng Om Jay dan Kelas Menulis Artikel Bareng Kang Encon, maka teman bertambah tidak hanya satu kota tetapi se Indonesia. Teman menjadi bertambah banyak. Ini yang saat pada masa hidup “normal” sebelum wabah jarang dilakukan. Saat ini kita merasa terpenjara di rumah tetapi pergaulan semakin luas. Boleh kita hanya dirumah, akan tetapi kita bisa berkeliling Indonesia.

Bila punya keahlian dan punya keberanian untuk berbagi silahkan segera lakukan. Selagi kita masih diberikan kesempatan dalam hidup ini, maka lakukanlah kebaikan. Saya melihat kebaikan yang dilakukan oleh Om Jay itu luar biasa, dengan membentuk grup Kelas Menulis sampai 10 grup. Semua kelas tanpa berbayar. Kereeen….kan. Akan tetapi Om Jay yang sudah punya karya buku mendapatkan peluang untuk memberanikan diri menjual produknya berupa buku kepada anggota grup di kelas menulis. Saya pun membeli bukunya. Ngak apalah, kita saling mendukung dalam berbagai kesempatan. Senang bahagia bila teman memiliki karya sebuah buku, maka cara mendukungnya adalah dengan membeli bukunya. Kelak bila kita menerbitkan buku maka banyak teman yang ingin membeli buku kita.

Setelah masuk dalam kelas menulis bareng Kang Encon selama seminggu, ada kesempatan menawarakan jasa atau produk di grup. Mencoba peruntungan menawarkan sesuatu yang dibutuhkan oleh setiap guru, akhirnya saya coba. Saya menawarkan jasa untuk Kelas Membuat Blog. Alhamdulillah sampai tulisan ini dimuat sudah ada 32 peserta yang bergabung di kelas membuat blog ini. Setelah datanya diolah ternyata guru yang mengikuti kegiatan ini ada 10 provinsi. Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimatan Utara, dan Bali.

Membuat kelas blog ini saya telah lakukan satu kali bersama Tim Majalah Geliat Gemilang, kegiatan ini internal saja tidak berlaku umum. Ternyata cita-cita membuat kelas blog yang berbayar pun terwujud. Dalam kondisi seperti sekarang ini, ternyata keahlian dibidang IT saat ini sangat dibutuhkan. Baru tanggal 27 April 2020 kemarin blog yang biasa saya gunakan www.bepenamrbams.wordpress sudah berpindah ke website www.penamrbams.id. Walau saat membuat website tersebut harus merogoh kocek akan tetapi ternyata sudah bisa tertutup dari pendaftaran Kelas Membuat Blog.

Setiap mahluk yang bernyawa tentunya akan mendapatkan ujian. Bila hari ini kita semua dalam keadaan ujian maka lakukan sebaik-baiknya. Ijinkan saya mengutip Al Quran sebagai berikut :

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. Al-Ankabut : 2)

Semoga potensi apa yang dimiliki bisa menjadikan diri ini bisa bertahan hidup, dan menebarkan kebaikan dimana pun berada. Lakukanlah semua aktivitas sebagai bagian dari tugas manusia untuk berlomba-lomba kebaikan. [MrBamS-07052020]

3 thoughts on “Motivasi Menulis #3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *