Tulisanku

Kekuatan Saling Memaafkan

Suara takbir terdengar jelas dari mesjid di sekeliling kita semua. Media sosial dipenuhi teks, gambar bahkan video untuk ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1442 H. Saatnya saling memaafkan di hari yang suci ini. Saat saling memaafkan hati dibuat kembali menjadi bersih. Sudah tidak lagi mengingat kesalahannya akan tetapi benar-benar memaafkan dari hati yang paling dalam. Memaafkan dan saling memaafkan semoga menjadi kekuatan bersama. Ini tidak hanya terjadi pada

Ramadan Indah di Taruna Bakti

Kemarin hari terakhir berada di sekolah. Ramadan kali ini memang berbeda. Masa pandemi merubah segalanya. Kegiatan Ramadan kali ini ada yang baru di SMP Taruna Bakti. Baksos literasi menjadi kegiatan yang baru. Tim Literasi, OSIS, MPK dan manajemen mempersembahkan kegiatan yang luar biasa. Kehadiran Sekdisarpus Kota Bandung yang sekaligus pernah menjadi orang tua murid terasa luar biasa. Ada yang menarik pada saat memberikan sambutan. Sebuah peradaban yang ada di sebuah

Sekolahku Pelangiku

Sekolah adalah tempat belajar. Dalam kenyataannya ternyata tidak hanya bagi siswa. Semua yang terlibat dalam proses pelaksanaan pembelajaran akan selalu terjadi proses belajar. Guru tak sekedar hanya bekerja dengan mengajar dan mendidik.  Hal penting yang dilakukan adalah belajar dan terus belajar. Masih ingat pertama kali menginjakan kaki dibsekolah ini. Orang bijak memberikan pesan yang bisa dikerjakan, kerjakan saja dan bantu kegiatan yang ada di sekolah. Bila di sekolah ini hanya

HARDIKNAS 2021

HARDIKNAS 2021 Setiap tanggal 2 Mei, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Tahun 2021 Hardiknas mengangkat tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar. Tujuan pendidikan nasional tentunya sangat penting untuk Bangsa Indonesia. Pendidikan Nasional Menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.  Berdasarkan undang-undang

Menikmati Hidup Menanti Ajal

Kematian sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh semuanya. Tak seorang pun tahu kapan waktunya akan datang. Ajal datangnya tiba-tiba. Tak seperti adzan yang waktunya bisa ditentukan. Tak seperti jadwal WFH dan WFO yang dibuat oleh pimpinan. Ramadan tahun ini menjadi berbeda dengan tahun lalu yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19. Covid-19 yang sampai saat ini telah mengakibatkan kematian 3,1 juta penduduk dunia dan 44.500 penduduk Indonesia. Kematian memang sesuatu yang pasti,

Membangun Corong Informasi

PGRI Kota Bandung melalui Tim Website melaksanakan Pelatihan Jurnalistik untuk perwakilan setiap cabang. Pelaksanaan berlangsung dari hari Kamis hingga Sabtu tanggal 22-24 April 2021. Tim website yang dinahkodai Kang Imat beserta anggota lainnya mengupas tuntas konten apa saja yang ada di website. Peserta dari setiap cabang diakhir kegiatan menperoleh user untuk unduh berita umum di website. Sebuah kunci telah diberikan sebagai amanah yang agung. Kunci yang membuat PGRI kota Bandung

Ibadah Spesial

Ramadan hari pertama ini memang spesial. Sahur pertama begitu nikmatnya bisa berkumpul bersama. Saya, istri dan anak makan sahur dengan masakan spesial ibu Salwa. Ehm….masakannya enak bangets Ramadan tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pandemi yang masih berlangsung tak membuat mesjid ditutup seperti tahun yang lalu. Kali ini kita semua bisa menikmati kembali ibadah di mesjid. Aktifitas pagi tadi saya ditemani pa Agus, kembali menuju tempat pemakaman warga. Selama ini pengurus

Persiapan Ramadan 1442 H

Ramadan 1442 H ini kembali masih dalam masa pandemi, walau tidak separah tahun lalu. Taraweh sudah boleh dilaksanakan walau hanya 50% dari kapasitas seperti biasanya. Ingin rasanya Ramadan kali ini bisa lebih fokus memperbaiki ibadah yang lebih baik. Sholat wajib, sholat sunat dan tadarus bisa menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Biasanya setiap tahun selalu memberikan Kisah Ramadan, tahun ini saya berhenti lebih dahulu. Targetnya akan lebih banyak menulis di

Jabatan Itu Sesaat Anggota Selamanya

goresan pagi Jabatan itu Sesaat Anggota Selamanya Masa KONCAB usai sudah. Perhelatam yang luar biasa telah dilaksanakan di PGRI kota Bandung. Pemimpin setiap cabang sudah siap bertugas. Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Memimpin sebuah organisasi apapun paatinya punya tantangan sensiri. Sekolah pemimpinnya disebut Kepala Sekolah. Negara pemimpinya disebut Presiden. Sebuah organisasi pemimpinnya disebut Ketua. Memimpin merupakan seni dalam kehidupan ini. Saat memimpin di sekolah dengan organisasi pasti karakternya berbeda walau

Rumah Kebahagiaan

PGRI sebagai rumah bagi guru, semoga menjadi kalimat pemersatu diantara angota juga semua pengurus. Rumah ideal tentunya akan diisi dan dan hiasi sesuatu yang memang diperlukan. Saya masih ingat manakala awal berumah tangga, rasanya enak ya bila memiliki rumah sendiri. Entah itu ngontrak, apalagi rumah milik sendiri. Impian bersama pasangan yang sudah dianggap bagian dari tim, kita harus punya rumah sendiri. Tapi dalam perjalanannya tidak bisa langsung. Ngontrak rumah menjadi